DIABETES
Tahun 1961 mulai bekerja di pabrik gula PTP 24, 25 PG Sembono, Tanggul, Jember sampai pensiun 1 Oktober 1994. Kerja di pabrik gula menuntut waktu kerja yang padat, sehingga waktu kerja dibuat menjadi 3 shift. Karena dituntut stamina yang tinggi, maka Pak Pande banyak makan dan sering minum gula chin yakni tebu cair dan dikeraskan dengan proses kimia.
Merasakan gejala diabetes pada awal Oktober 1988, yaitu sering letih, ngantuk, kencing terus pada malam hari, nafsu makan besar, berat badan menurun. Pak Pande periksa ke dokter dan dokter mengatakan bahwa Pak Pande menderita penyakit diabetes II. Kadar gula pernah sampai 400 MG%. Untuk mengatasi tingginya kadar gula, Pak Pande minum obat dokter dan obat tradisional seperti daun pace, biji lamtoro, dan diet yang ketat dan teratur. Tetaqpi kadar gulanya selalu di atas 200 MG% (puasa) dan 300 MG% (makan).
Pada akhir tahun 2001, tepatnya bulan Desember, anak Pak Pande bergabung dengan Tianshi, dan memberikan Calcium II kepada Pak Pande. Setelah mengkonsumsi selama 18 hari, Pak Pande periksa lagi ke dokter dan dicek kadar gulanya. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar gulanya menurun dan stabil 110 (puasa) dan 120 (makan).

