Saturday, March 8, 2008

Sakit Punggung, Paru-paru & Infeksi Empedu

Siti Zainab, Lahir tahun 1960Cibubur, Cimahi Jawa Barat
Siti Zainab sejak tahun 2000 mulai merasakan sakit disekitar punggung. Tetapi, karena sibuk menjual bakwan (sejenis makanan yang digoreng), ia tidak terlalu peduli. Tetapi, lama kelamaan, sakit di pungungnya tak tertahankan. Lalu diperiksakan ke rumah sakit. Menurut diagnosa, Zainab menderita penyempitan urat punggung. Selain itu, jari-jari Zainab juga mulai kesemutan. Aktifitas berjualan makanan jajanan sejak anaknya TK sampai SMA membuatnya kelelahan. Untung saja, suami Zainab kerja di Jamsostek, sehingga segala pengobatan diganti. Saat ke dokter, Zainab selalu diberi obat penghilang rasa sakit dan antibiotic. Namun, punggungnya semakin sakit. Sehingga jika tidur, terkadang punggungnya diganjal bantal atau botol,agar terasa enak di punggung. Bahkan Zainab lebih sering tidur tidak menggunakan kasur (hanya tikar saja), sehingga punggungnya yang sakit seperti dipijit. Kemudian, Zainab dikenalkan oleh pelanggan makanan jajanannya dengan Tianshi. Lalu, dengan membayar produk Tianshi dengan makanan jajanannya, Zainab mulai mengkonsumsi AntilipemicTea dan Kalsium pada akhir 2005. Setelah minum dua kotak Antilipemic Tea, kesemutan pun mulai hilang. Kemudian sakit punggung mulai hilang setelah mengkonsumsi sekitar tiga bulan.
Sekitar bulan haji tahun 2005, Zainab didiagnosa menderita penyakit paru-paru dan infeksi empedu. Bahkan pernah diopname selama delapan hari yang menghabiskan dana lima juta. Belum lagi ditambah dengan pengobatan jalan. Total biaya pengobatan yang telah dikeluarkan sekitar 11 juta-an. Setiap minggu harus mengeluarkan minimal 215 ribu per minggu. Karena masalah dana, akhirnya pengobatan pun berhenti ditengah jalan. Padahal, untuk paru-parunya, Zainab harus menjalani terapi obat selama setahun. Tetapi, setelah mengkonsumsi obat dari dokter selama dua bulan, kedua lututnya malah sakit dan membuatnya tidak bisa jalan. Kemudian, Zainab pun mengkonsumsi Tianshi, Kalsium dan Cordyceps. Setelah mengkonsumsi cordycep 3 x 2, dan menghabiskan satu botol, mulai terasa perubahannya. Akhirnya obat yang diresepkan dokter pun ditinggalkan. Sekarang, Zainab sudah merasa lebih baik, dan sudah tidak lagi menjalankan terapi obat

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home